Bagaimana memulai usaha

Advertisement
tempat-jual-pola-kaos-distro-murah-oblong-dan-polos
Hallo teman-teman di sablon manual dot com, apa kabar? Saya Bams, senang sekali bisa join di MARGO KAOS GROUP dengan menjadi penulis tamu disini. Saya bukan ahli dibidang sablon kaos manual, he he he … saya disini diminta oleh sahabat baik saya untuk ikut serta dalam menumbuh kembangkan semangat kewirausahaan atau entrepreneurship dan juga membantu dalam hal perencanaan usaha, manajemen dan akutansi. Baik, saya mulai tulisan saya yang pertama ini ya, semoga bermanfaat untuk Anda.
Seorang teman ingin buka usaha Agen Aqua dan bertanya: “Bagaimana memulainya?”. Pertanyaan yang klasik dan selalu seperti itu.

Bagaimana memulai usaha

Jawaban sayapun klasik: “Ya seperti kalau mau buka warung”. Tentu saja ada kelanjutannya. Kalau belum punya tempat, carilah lokasi yang strategis. Kalau sudah punya tempat usaha, berjuanglah agar tokonya maju dan berkembang.Bagaimana caranya? “Nanti ketemu sendiri…”. “Kok ketemu sendiri ?” Kalau punya toko saja belum, tetapi sudah ketakutan kalau tidak laku, ya malah tidak jadi buka toko.

Yang dimaksud “ketemu sendiri” adalah, jika sudah telanjur punya toko, maka siapapun pasti akan berjuang keras untuk mengatasi setiap kendala yg terjadi.Maka biasanya saya akan bertanya: “Apa anda sungguh-sungguh mencintai dan siap menekuni usaha ?”. Kalau jawabannya “YA”, maka itulah aset gratis untuk menuju “ketemu sendiri” tadi.Memilih bidang usaha itu seperti memilih pasangan, sehingga mencintai bisnis juga seperti mencintai pasangan.

Anda akan berjuang mati-matian, apapun akan dilakukan untuk menjaganya, mempertahankannya, menyelamatkannya, mengupayakan ksembuhannya ketika sakit, mencari jalan keluar ketika terpojok, serta bangkit ketika terpuruk.Ada gairah, semangat, energi, yang kualitas dan kuantitasnya sering tidak masuk akal, dimiliki orang yang sedang jatuh cinta, maka jatuh cintalah pada bidang usaha yang dipilih.

Seorang teman yang masih berprofesi sebagai karyawan berniat usaha Agen Aqua. Katanya: “Biar istriku yang mengelola”. Istrinya langsung teriak: “Ah nggak mau. Aku nggak bisa dagang. Nggak punya bakat”.Inilah soalnya. Perlu dipahami, bahwa dagang atau bisnis itu tidak ada hubungannya dengan bakat. Bisnis itu ketrampilan yang dapat dipelajari dan dilatih. Syaratnya mau kerja keras untuk belajar dan menjadi terlatih.

Terkadang saya membayangkan sebuah kebebasan, untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Ternyata itu tidak mungkin. Sebebas apapun di dalam kehidupan ini, maka selalu saja di sana ada komitmen yang harus dipenuhi.Komitmen terhadap diri sendiri, keluarga, famili, tetangga, teman, alam sekitar, terlebih terhadap Tuhan, dan terhadap siapa saya berinteraksi.Bebas hanya memungkinkan pada tataran cara, mekanisme, atau prosesnya, karena itulah yang harus dinikmati dan disyukuri.

Ketika dengan kebebasan saya, kemudian saya memilih untuk melakukan sesuatu esok hari, maka saya harus memegang komitmen, bahwa apapun akan saya lakukan demi suksesnya esok hari itu. Saya bebas memilih cara dan prosesnya, tetapi saya menjadi tidak bebas untuk tidak melakukan apa-apa. Termasuk jika komitmen itu menuntut untuk bekerja sampai larut malam. Setidaknya kerja lembur itu saya lakukan karena saya merasa bebas melakukannya. Bila niat untuk membuka usaha sudah bulat, segera lakukan aksi. Jangan biarkan impian mulia anda hanya berupa wacana. Salam wirausaha Indonesia.

*) Penulis : Bambang Triwoko owner BETIGA Klaten 

Penulis tamu di web sablon kaos manual

Artikel sablon kaos terkait:

Advertisement
tempat-kursus-jahit-kaos-distro-jogja-private-murah-di-margo

Sponsored Link:

loading...
Bagaimana memulai usaha | admin | 4.5