Sedikit cerita buat penyemangat

Advertisement
tempat-jual-pola-kaos-distro-murah-oblong-dan-polos
Sebelum saya melanjutkan artikel tentang belajar sablon kaos manual dari nol yang bakalan panjang banget ini nantinya, Pakdhe mau sedikit cerita pengalaman terbaru Pakdhe. Pakdhe berharap dengan cerita ini bisa sedikit memotivasi anda yang saat ini membutuhkan, kalau lagi gak butuh motivasi stop bacanya disini dan silahkan pindah ke artikel lain he he he … bercanda bro jangan marah. Okay, sekarang saatnya Pakdhe mendongeng dan silahkan anda yang butuh motivasi dalam hal dana menyimak baik-baik. Pada bulan Agustus kemarin patent merk HERNIC clothing telah selesai pembuatannya, setelah menunggu selama 2 tahun akhirnya jadi juga patent merk ini.
Setelah patent merk jadi akhirnya bingung juga, mau diapain ini merk, karena HERNIC sudah lama sekali vacum gak produksi karena gak ada tenaga yang mengerjakan, sementara itu stok desain juga menumpuk gak keurus selama lebih dari 1,5 tahun ini. Setelah beberapa hari berpikir agak serius akhirnya Pakdhe nemu ide untuk mencoba menawarkan konsep baru dibidang usaha kaos model distro. Konsep baru ini saya coba adopsi dari seorang teman yang bergerak dibidang usaha kerajinan tas. Yaitu dengan menawarkan kerja sama dalam bentuk kami menyediakan merk, desain dan sistem pemasaran. Sementara untuk produksi sampai dengan packing siap jual ditangani oleh pihak lain termasuk modal untuk membeli kain dan produksi.
Naaaa waktu pertama kali ide ini saya ceritakan ke beberapa orang teman langsung dech serempak mereka ketawa mendengar apa yang Pakdhe ceritakan. Komentarnya demikian, Mana mungkin ! , HERNIC ini siapa ? seberapa terkenalnya HERNIC sehingga bisa membuat orang menginvestasikan dananya di kerja sama ini ? Mana track recordnya ? Janji apa yang mau anda berikan sama calon mitra ? dll. Duhhh langsung down banget waktu itu, langsung instropeksi diri mendadak Pakdhe waktu itu he he he … Bener juga ya, lha apa yang mau saya “jual” ke calon investor ya, HERNIC ini bener2 bayi yang baru lahir walaupun pernah dibuat sebelumnya tapi karena penanganan yang kurang baik akhirnya malah tekor dan nombok. Langsung waktu itu Pakdhe putuskan batal wis batal, gak jadi cari investor atau mitra, tapi anehnya dalam hati dan pikiran Pakdhe tetep yakin bahwa suatu saat pasti ada yang mau dengan konsep yang Pakdhe tawarkan ini. Seiring berjalan waktu “keyakinan” ini tetep Pakdhe pelihara, namun cara penyampaiannya yang sedikit Pakdhe rubah.
Dan pada kenyataannya, seperti iklan salah satu obat masuk angin ya, memang orang pintar itu kalah sama orang bejo (beruntung). Saking merasa konyolnya dan merasa punya ide yang gak masuk akal tetapi tetap saya “yakini” pasti mendapatkan mitra ini akhirnya waktu itu saya sering menceritakan keinginan saya ini untuk bahan guyonan saja sama temen-temen. Intinya saya ceritakan kalau saya baru saja punya ide gila untuk menggaet mitra guna membesarkan HERNIC dengan cara yang Pakdhe tuliskan diatas. Semua teman yang mendengarpun tertawa sambil komentar “ente bener-bener gak tahu diri gan, emang siapa ente ini menawarkan konsep begituan ?” dan banyak lagi komentar lucu lainnya saat itu. Sampai akhirnya tepat 10 hari sebelum lebaran ada seorang teman yang menelepon saya dan menanyakan tentang penawaran kerja sama ini. Masih dengan “kegelian” yang sama Pakdhe cerita tentang konsep yang saya tawarkan ini bla … bla … bla panjang banget pokoknya. Dan diujung telephone tiba-tiba ada pertanyaan yang serasa seperti kilat menghantam ubun-ubun yang dengan nada semangat dia tanyakan pada Pakdhe “Kalau saya ambil butuh modal berapa ? terus ada proposalnya tidak ? bagaimana bentuk kerja sama jangka pendek dan jangka panjangnya ? sistem bagi hasilnya bagaimana ? dll. Singkat kata sahabat lama Pakdhe ini tertarik dan akhirnya mengucurkan sejumlah dana yang tidak sedikit bagi Pakdhe, dan saat ini proyek HERNIC kaos model distro murah ini sudah jalan 30% dalam prosesnya.
Ini adalah kali kedua saya mengalami hal yang sama untuk semakin menguatkan pemikiran bahwa “tidak ada yang tidak mungkin” selama itu masih dalam batas kewajaran manusia dan masih terukur segalanya adalah mungkin. Ini adalah apa yang disebut “bejo” bagi saya, namun dalam proses mencari bejo ini tetap harus ada perjuangan, harus ada usaha dan selalu berdoa agar keinginan kita tercapai. Dalam hal ini Pakdhe hanya ingin menyimpulkan bahwa bagi teman-teman yang saat ini sedang berjuang untuk mencari suntikan modal, jangan takut atau ragu-ragu untuk merencanakan dengan sebaik-baiknya, menceritakan keinginan anda kepada semua orang, dan tetaplah memelihara “keyakinan” bahwa anda atas ijin sang Penguasa Alam akan segera mendapatkan pemodal. Mungkin diawal-awal akan sangat banyak pertanyaan tentang permintaan anda ini yang sangat susah anda jawab, ada juga yang gak peduli tetapi malah meledhek, dan masih banyak lagi hal-hal yang akan anda temui. Tetapi jika anda rajin membagikan informasi ini dalam berbagai bentuk “penyajian” termasuk dengan cara guyon (bercanda) sambil ngopi-ngopi, selama anda serius dan punya niat baik serta selalu, selalu dan selalu berdoa maka bukan tidak mungkin anda akan segera bertemu pemodal yang gak pakai banyak tanya. Semoga artikel ini bisa menjadi selingan bermanfaat dan besuk akan Pakdhe lanjutkan menulis artikel tentang belajar sablon kaos manual dari nol tentang rakel.

Artikel sablon kaos terkait:

Advertisement
tempat-kursus-jahit-kaos-distro-jogja-private-murah-di-margo

Sponsored Link:

loading...
Sedikit cerita buat penyemangat | admin | 4.5