Cetak sablon kaos straight up dengan tinta ruber

Advertisement
tempat-jual-pola-kaos-distro-murah-oblong-dan-polos
Ada 2 pertanyaan tentang tekhnik cetak sablon straight up yang belum sempat saya jawab. Dan untuk artikel kali ini saya akan menjawabnya berdasarkan pengalaman saya. Kedua pertanyaan yang pernah disampaikan kepada saya lewat email adalah “Mungkinkah membuat tekhnik cetak sablon straight up dengan tinta ruber biasa?”, pertanyaan lainnya adalah “Bisakah alat sablon model frame digunakan untuk mengerjakannya?”. Baik akan coba kita bahas satu per satu beserta berbagai informasi soal tekhnik cetak sablon kaos straight up ini.

Cetak sablon straight up ini biasa disebut oleh teman-teman sabloners atau konsumen dengan high density. Apapun istilahnya yang penting kita sebagai penyedia jasa sablon kaos mengetahui maksudnya. Namun jika ditanyakan pada saya, saya akan tetap menjawab dengan straight up, straight up mempunyai arti lurus ke atas, atau dalam kaitannya dengan sablon ini adalah cetak timbul lurus keatas dengan penampang rata, bukan menggelembung atau rasiud seperti foam. Sedangkan high density adalah jenis karakter tinta, sesuai dengan artinya, high density adalah kepadatan tinggi, jadi tinta sablon high density adalah tinta sablon dengan kepadatan tinggi yang bisa digunakan juga untuk cetak sablon dengan tekhnik straight up.
Cetak sablon straight up dengan ruber biasa apakah mungkin dilakukan?” jawab saya mungkin, “apakah awet?”, tahan lama jika pengerjaannya tidak terlalu tebal dan dilakukan dengan benar. Disini saya bicara berdasarkan pengalaman dan bukan rekomendasi dari pembuat tinta, berdasarkan apa yang pernah kita kerjakan sebelumnya, pembuatan sablon straight up dengan ruber biasa agar tidak mudah pecah atau patah , pilihlah ruber dengan tingkat elastisitas tinggi bagi yang biasa menggunakan tinta merk LA dan RIB itu sudah cukup. Cetak sablon harus tidak boleh lebih dari 0,7 mm. Untuk mencapai ukuran itu dibutuhkan 15 kali saputan dengan screen t40. Kerjakan masing-masing gesutan dalam keadaan dry to dry.
Apakah hasil akhirnya bisa sama dengan hasil sablonan straight up dengan tinta plastisol. Tentu tidak, hasil cetak sablon straight up dengan tinta ruber biasa, penampangnya akan sedikit cekung dan sudutnya akan sedikit tumpul. Satu hal yang perlu juga dicatat, bahwa pembuatan cetak sabon straight up dengan tinta ruber hanya menggunakan afdrukan screen biasa, bukan afdrukan cetak tebal seperti pada plastisol/
Bagaiman proses pengerjaan tekhnik cetak sablon straight up dengan alat sablon model frame? lakukan proses seperti anda kerja sablon biasa. Naik cetak pertama, kemudian dikeringkan, naik cetak kedua, dikeringkan, dst. sampai ketinggian yang diingnkan, kurang lebih 15 kali. Bagaimana agar jadi cetakan tebal dan tidak meleset, alat bantunya cuma tissue saja. Setelah 5 kali naik cetak, pada noken masukan 3 lapis tissue yang dipotong kotak kecil, setelah 10 kali naik cetak, masukan lagi 3 lapis tisue pada noken. Hal ini nanti setelah anda coba, akan semakin membuktikan bahwa alat sablon model frame ini sangat-sangat presisi, lihat saja hasilnya nanti. Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat, maju terus dunia sablon kaos Indonesia dan terima kasih.

Artikel sablon kaos terkait:

Advertisement
tempat-kursus-jahit-kaos-distro-jogja-private-murah-di-margo

Sponsored Link:

loading...
Cetak sablon kaos straight up dengan tinta ruber | admin | 4.5